Rabu, 04 Maret 2015

Pengertian Fermentasi

Pada kebanyakan tumbuhan dan hewan respirasi yang berlangsung adalah respirasi aerob, namun demikian dapat saja terjadi respirasi aerob terhambat pada sesuatu hal,maka hewan dan tumbuhan tersebut melangsungkan proses fermentasi yaitu proses pembebasan energi tanpa adanya oksigen, nama lainnya adalah respirasi anaerob. Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Fermentasi merupakan proses pemecahan senyawa organik menjadi sederhana yang melibatkan mikroorganisme. Tujuan fermentasi adalah menghasilkan suatu produk (bahan pakan) yang mempunyai kandungan nutrisi, tekstur, biological availability yang lebih baik. Disamping itu juga menurunkan zat anti nutrisinya. Keuntungan fermentasi: a.Menghilangkan atau mengurangi zat antinutrisi b.Meningkatkan kandungan nutrient c.Meningkatkan kecernaan d.Lebih menyehatkan e.Lebih awet Gula adalah bahan yang umum dalam fermentasi. Beberapa contoh hasil fermentasi adalah etanol, asam laktat, dan hidrogen. Akan tetapi beberapa komponen lain dapat juga dihasilkan dari fermentasi seperti asam butirat dan aseton. Ragi dikenal sebagai bahan yang umum digunakan dalam fermentasi untuk menghasilkan etanol dalam bir, anggur dan minuman beralkohol lainnya. Fermentasi ada tiga yaitu : a.Fermentasi asam laktat b.Fermentasi alkohol c.Fermentasi asam cuka Salah satu hasil fermentasi yang dikenal adalah fermentasi dari bahan-bahan sumber pati yaitu tape. Tape adalah suatu hasil yang dibuat dari bahan-bahan sumber pati seperti ubi, singkong, dan beras ketan dan diberi ragi dalam proses pembuatannya. Pada hakekatnya semua makanan yang mengandung karbohidrat dapat dibuat menjadi tape. Tapi sampai saat ini, bahan baku tape yang sering digunakan adalah ubi kayu dan beras ketan (hitam atau putih).